30 April 2014 18:23:24
Ditulis oleh Admin

Profil Potensi Desa

PROFIL  DESA

 

  1. KONDISI DESA
  1. Sejarah Desa

Prambonwetan, salah satu desa yang merupakan daerah paling timur dari kecamatan Rengel juga merupakan daerah perbatasan yang menghubungkan Kecamatan Rengel dan Kecamatan Plumpang. Asal muasal desa Prambonwetan ini dulunya dikenal dengan istilah Kampung Pecinan yang sebagian besar penduduknya adalah masyarakat Tionghua. Yang merupakan pendatang dari daerah seberang sungai Bengawan solo. Istilah Prambon sendiri berasal dari kata Primbon dan Wetan atau Pecinan Wetan yang artinya “Primbon-primbon masyarakat cina bagian timur”. Prambonwetan, identik juga dengan sejarah kepahlawanannya yang dikenal dengan sebutan Palagan Prambonwetan, salah satu wujud dari keberanian masyarakat sekitar melawan genjatan senjata agresi militer agresi Belanda yang terjadi pada tahun 1947-1949. Pada waktu itu sebagian wilayah Prambonwetan bagian timur tepatnya Dusun Gading dibumi hanguskan oleh roket-roket Belanda, semua rumah dibakar hingga terjadi perlawanan dari masyarakat yang banyak menewaskan warga dan serdadu-serdadu Belanda.

Pada zaman penjajahan Belanda Desa Prambonwetan sudah terbagi dalam 2 Dusun yang terdiri dari dusun pulosari dan dusun Gading. Tiap dusun dipimpin oleh seorang kapala dusun (Kadus).

Seiring dengan  perkembangan zaman kedua dusun tersebut berubah menjadi satu desa yaitu desa Prambonwetan yang terdiri dari 2 dusun antar lain Dusun Pulosari dan Dusun Gading. Sejak terbentuk Desa Prambonwetan telah mengalami 8 pergantian kepemimpinan (Kepala Desa)  sebagai berikut :

 

  1. Lurah Kebhok
  2. Lurah Djaliyo
  3. Lurah Jian
  4. Petinggi Soeratni
  5. Petinggi Masykur
  6. Kepala Desa Dasmono
  7. Kepala Desa Bagus Adi Setiyawan, SE
  8. Titik Sri Istiyati

 

  1. Demografi

 

Topografi Desa Prambonwetan adalah berupa Dataran dengan luas wilayah 249 Ha. Secara geografis Desa Prambonwetan terletak pada posisi 703’44.7’’ Lintang Selatan dan 11203’45.1’’ Bujur Timur.

Secara administratif, desa  Prambonwetan terletak di wilayah Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban dibatasi oleh desa desa tetangga diantaranya :

 

Sebelah Utara               : Desa Trutup, Desa Kesamben

Sebelah Selatan  : Bengawan Solo

Sebelah Barat               : Desa Banjararum

Sebelah Timur    : Desa Kedungrojo

 

Jarak tempuh Desa Prambonwetan ke ibu kota kecamatan adalah 7 km, yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 15 Menit. Sedangkan jarak tempuh ke ibu kota kabupaten adalah 25 km, yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 45 Menit.

 

 

 

 

 

  1. Sumber Daya Alam

 

Tabel 1 : Uraian Sumber Daya Alam

 

No

URAIAN SUMBER DAYA ALAM

JUMLAH

SATUAN

1

Lahan Pertanian

162

Ha

2

Lahan Perkebunan Ladang

25

Ha

3

Pemukiman

40

Ha

4

Penambangan Pasir

15

Ha

5

Rawa

7

Ha

6

Aliran Sungai Bengawan Solo

1,5

Km

7

Aliran Sungai Avur

760

M

8

Aliran Sungai Beron

1,5

Km

 

 

  1. Sumber Daya manusia

 

Sasaran akhir dari setiap pembangunan bermuara pada peningkatan kwalitas sumber daya manusia (SDM), SDM merupakan subyek dan sekaligus obyek pembangunan, mencakup seluruh siklus kehidupan manusia sejak kandungan hingga akhir hayat. Oleh karena itu pembangunan kwalitas manusia harus menjadi perhatian penting. Pada saat ini SDM di Desa Prambonwetan cukup baik dibandingkan masa sebelumnya.

 

Tabel 2 : Data Jumlah Penduduk

 

Jumlah Penduduk

Dusun Pulosari

Dusun Gading

L

P

L

P

868

805

740

784

 

 

 

Tabel 3 : Uraian Sumber Daya Manusia

 

No

Uraian Sumber Daya Manusia (SDM)

Jumlah

Satuan

1

Penduduk dan keluarga

 

 

 

a.  Jumlah penduduk

3197

Orang

 

b.  Jumlah keluarga

989

Keluarga

2

Sumber penghasilan utama penduduk

 

 

 

a.  PNS / Guru Honorer/ Sertifikasi

38

Orang

 

b.  TNI / POLRI

3

Orang

 

c.  Petani Pekebun

388

Orang

 

d.  Wiraswasta

332

Orang

 

e.  Karyawan Swasta

508

Orang

 

f.   Buruh Tani

18

Orang

 

g.  Pedagang

118

Orang

 

h.  Nelayan

2

Orang

 

i.   Peternak

5

Orang

 

j.   Pensiunan

4

Orang

 

k.  Mengurus Rumah Tangga

610

Orang

 

l.   Lainya

35

Orang

3

Tenaga kerja berdasarkan latar belakang pendidikan

 

 

 

a.  Lulusan S-1 keatas

150

Orang

 

b.  Lulusan D1, D2, D3

16

Orang

 

c.  Lulusan SLA

450

Orang

 

d.  Lulusan SMP

236

Orang

 

e.  Lulusan SD

208

Orang

 

f.   Taman Kanak-kanak

62

Orang

 

g.  Tidak Sekolah / Tidak Lulus

4

Orang

4

Data Kemiskinan

 

 

 

Jumlah KK Non Miskin

600

KK

 

Jumlah KK Miskin

356

KK

 

Jumlah KK H

33

KK

5

Cacat Mental dan Fisik

 

 

 

a. Cacat Fisik

 

 

 

    Tuna Rungu

1

Orang

 

    Tuna Wicara

2

Orang

 

    Lumpuh

3

Orang

 

    Sumbing

2

Orang

 

    Invalid lainya

3

Orang

 

b. Cacat Mental

 

 

 

    Idiot

2

Orang

 

    Gila

1

Orang

 

    Stres

1

Orang

6

Jumlah Tenaga Kerja Usia Produktif

655

KK

 

 

  1. Sumber Daya Pembangunan

Tabel 4 : Uraian Sumber Daya Pembangunan

No

URAIAN SUMBER DAYA PEMBANGUNAN

JUMLAH

SATUAN

1

Aset Prasarana Umum

 

 

 

a.    Jalan Kabupaten

1

Buah

 

b.    Jembatan

12

Buah

 

c.    Drainase

10

Buah

2

Aset Prasarana Pendidikan

 

 

 

a. Gedung Paud

0

Buah

 

b. Gedung TK / RA

2

Buah

 

c. Gedung SD / MI

3

Buah

 

d. MTs

1

Buah

3

Aset Prasarana Kesehatan

 

 

 

a.    Posyandu

3

Kelompok

 

b.    Polindes

-

 

 

c.    MCK

1

Buah

 

d.    Puskesmas (lama)

1

Buah

 

e.    Sarana Air Bersih

 

 

 

1.    Sumur gali

30

Buah

 

2.    Sumur Pompa

5

Buah

 

3.    Mata Air

-

 

 

4.    Hidran Umum  

-

 

 

5.    PAH

-

 

 

6.    Tandon PAM

1

Buah

 

7.    Air bersih perpipaan

1

Paket

4.

Aset Prasarana Ekonomi

 

 

 

a. Pasar Desa

1

Buah

 

b. Tambangan

1

Buah

5.

Kelompok Usaha Ekonomi Produktif

 

 

 

a. Jumlah Kelompok Usaha

4

Kelompok

6.

Aset berupa modal yang dimiliki Desa

 

 

 

a. Total aset produktif

5

Aset

7.

Aset Irigasi

 

 

 

a. Irigasi Primer

1

Buah

 

b. Irigasi Tersier

2

Buah

 

c. Pintu pembagi

2

Buah

 

 

  1. Sumber Daya Sosial Budaya

Dengan semakin terbukanya masyarakat terhadap arus informasi, hal-hal lama ini mulai mendapat respon dan tafsir balik dari masyarakat. Hal ini menandai babak baru dinamika sosial dan budaya, sekaligus tantangan baru bersama masyarakat Desa Prambonwetan Dalam rangka merespon tradisi lama ini telah mewabah dan menjamur kelembagaan sosial, politik, agama, dan budaya di Desa Prambonwetan Tentunya hal ini membutuhkan kearifan tersendiri, sebab walaupun secara budaya berlembaga dan berorganisasi adalah baik tetapi secara sosiologis ia akan beresiko menghadirkan kerawanan dan konflik sosial.

Dalam catatan sejarah, selama ini belum pernah terjadi bencana alam dan sosial yang cukup berarti di Desa Prambonwetan Isu-isu terkait tema ini, seperti kemiskinan dan bencana alam, tidak sampai pada titik kronis yang membahayakan masyarakat dan sosial.

 

Tabel 5 : daftar sumber daya sosial budaya

NO

URAIAN SUMBER DAYA

SOSIAL BUDAYA

VOLUME

SATUAN

1

Sedekah Bumi

2

Pertahun

2

PHBN

3

Pertahun

3

PHBK

6

Pertahun

4

Tahlil dan Pengajian Rutin

15

Perbulan

 

  1. Keadaan Sosial

Dengan adanya perubahan dinamika politik dan sistem politik di Indonesia yang lebih demokratis, memberikan pengaruh kepada masyarakat untuk menerapkan suatu mekanisme politik yang dipandang lebih demokratis. Dalam konteks politik lokal Desa Prambonwetan, hal ini tergambar dalam pemilihan kepala desa dan pemilihan-pemilihan lain (pileg, pilpres, pilkada, dan pilgub) yang juga melibatkan warga masyarakat desa secara umum.

 

  1. Keadaan Ekonomi

Secara umum mata pencaharian warga masyarakat Desa Prambonwetan dapat teridentifikasi ke dalam beberapa sektor yaitu pertanian, jasa, perdagangan, industri dan lain-lain. Berdasarkan data yang ada, masyarakat yang bekerja di sektor pertanian berjumlah 388 orang, yang bekerja disektor wiraswasta dan karyawan swasta berjumlah 840 orang, yang bekerja di sektor industri dan perdagangan 118 orang, dan bekerja di sektor lain-lain 107 orang. Dengan demikian jumlah penduduk yang mempunyai mata pencaharian berjumlah 1453 orang. Berikut ini adalah tabel jumlah penduduk berdasarkan mata pencaharian.

 

Tabel 6 : Mata Pencaharian dan Jumlahnya

     

No

Mata Pencaharian

Jumlah

1

Pertanian

388

2

Wiraswasta dan Karyawan

840

3

Industri dan Perdagangan

118

4

Sektor lain

107

Jumlah

1453

 

Dengan melihat data di atas maka angka pengangguran di Desa Prambonwetan masih cukup rendah. Berdasarkan data lain dinyatakan bahwa jumlah penduduk usia 20-55 yang belum bekerja berjumlah 134 orang dari jumlah angkatan kerja sekitar 3015 orang. Angka-angka inilah yang merupakan kisaran angka pengangguran di Desa Prambonwetan


Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus